• Detil Produk
    GARSEL
  • Detil Produk
    VARANTY
  • Detil Produk
    SEPATU TRAKKING
  • Detil Produk
    VARANTY
  • Detil Produk
    VARANTY
  • Detil Produk
    GARSEL
  • Detil Produk
    GARSEL
  • Detil Produk
    VARANTY
  • Detil Produk
    FOOTSAL
  • Detil Produk
    VARANTY
 
 
 
Marketing Support
Marketing Support

085220200818

   
 
www.sepatugue.com/data-bank-di-situs-web-sepatuguecom-65.xml
 
www.sepatugue.com/data-bank-di-situs-web-sepatuguecom-65.xml
 
www.sepatugue.com/data-bank-di-situs-web-sepatuguecom-65.xml
 
www.sepatugue.com/data-bank-di-situs-web-sepatuguecom-65.xml
 
 
Apa Pertimbangan Anda Ketika Membeli Sepatu ?
Harga
Kualitas
Model
Fungsi

Lihat Hasil
 
38.107.179.221

USER ONLINE : 5
TOTAL VISITOR : 148470
 
 

Bisnis Murah Tanpa resiko....Hanya dgn Rp. 35.000 anda menjadi agen Sepatu, Fashion dan Tas Produk kami http://www.sepatugue.com

 
 
Indonesia Miliki Peluang Kuasai Pasar Sepatu Kulit di Eropa
Penulis :Dikutip dari kapanlagi.com
 

Hal itu dikemukakan Konsultan sepatu internasional, Peter Kern di Jakarta, Kamis, pada pemaparan mengenai rencana pameran sepatu dunia atau Global Shoes & Accessories yang akan dilaksanakan di Dusseldorf, Jerman, pada 14-16 September 2007.

"Jangan lagi produksi sepatu murah, karena Indonesia tidak akan bisa bersaing dengan China. Tapi produksilah sepatu kulit, Indonesia memiliki bahan baku kulit terbaik," ujarnya.

Kern mengatakan perkembangan di Uni Eropa saat ini sejumlah produsen sepatu kulit dan fashion di Spanyol, Italia, dan Portugal, banyak yang tutup karena upah pekerja yang terus meningkat.

Hal itu, kata dia, menjadi peluang bagi Indonesia untuk meraih pasar sepatu fashion di Uni Eropa yang total konsumsi pada 2005 berdasarkan sata Eurostat mencapai sekitar 2,35 miliar pasang sepatu.

Apalagi, kata dia, saat ini pesaing utama Indonesia yaitu China dan Vietnam terkena peraturan anti dumping sepatu dari Uni Eropa yang berlaku dua tahun sejak Oktober 2006.

"Pengusaha Indonesia harus bergerak cepat memanfaatkan momentum tersebut. Agar produsen sepatu Uni Eropa mengetahui kemampuan produsen sepatu di Indonesia, maka para pengusaha di Indonesia harus berani investasi mengikuti pameran berskala internasional," katanya.

Kern juga mengingatkan produsen sepatu di Indonesia agar fokus dan menjadi spesialis produsen sepatu tertentu, misalnya untuk wanita saja, atau laki-laki saja, atau anak kecil.

"Jangan menjual sepatu dengan cakupan (segmen) yang begitu luas, tapi ambil satu yang sangat yakin kualitasnya mampu bersaing," ujarnya. Ia juga berpesan produsen sepatu Indonesia jangan seperti produsen sepatu China dan Vietnam yang banyak mencontek desain sepatu merek terkenal, tapi buat desain sesuai selera pasar yang memiliki ciri khas Indonesia.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Jawa Timur (Jatim) Sutan RP Siregar mengatakan pihaknya sendiri mengharapkan ekspor sepatu non-sport atau sepatu kulit dan fashion tumbuh lebih pesat dibandingkan ekspor sepatu olahraga (sport) yang selama ini mendominasi sekitar 70 ekspor sepatu Indonesia.

"Kami mengharapkan setidaknya kelak komposisi ekspor sepatu olah raga dan non olahraga berkisar 60:40, karena harga sepatu fashion lebih tinggi bisa mencapai 100 US$ per pasang, sedangkan sepatu olah raga hanya sekitar 20 US$ per pasang," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah perlu memberi dukungan dengan melarang ekspor kulit mentah dari Indonesia atau meningkatan pajak ekspor (PE) kulit mentah, sehingga diolah di dalam negeri untuk menjadi bahan baku kulit sepatu.

"Hanya dengan cara itu, industri sepatu kulit di Indonesia bisa tumbuh dan bersaing, karena dari sisi kemampuan dan ketrampilan maupun pengalaman produsen sepatu kulit Indonesia lebih baik dibandingkan pesaingnya," ujar Sutan.

Saat ini berdasarkan data Aprisindo, pabrikan besar sepatu kulit atau non sport hanya 12 perusahaan yang delapan diantaranya berada di Jawa Barat dan empat berada di Jawa Timur.

Pada tahun 2006 ekspor sepatu Indonesia sekitar 1,6 miliar US$ atau hanya menguasai tiga % pasar dunia. Dari jumlah tersebut sekitar 70 % baik dari segi jumlah dan nilai dikuasai sepatu olah raga, sedangkan sisanya baru sepatu non sport.

Ditambahkan Pengusaha sepatu fashion nasional, Yongki Komaladi, untuk meningkatkan ekspor sepatu fashion Indonesia, produsen sepatu Indonesia harus banyak belajar mengenai desain dan tren serta selera konsumen, serta mempunya ciri khas tanpa mengikuti desain orang lain. (*/rsd)


 

 

Blog Sepatugue.Com Lain
Bisnis Sepatu Tahan Krisis
Jadi Pengusaha Modal 35 Ribu
Bisnis Sepatu Hanya Modal 35 Ribu Rupiah
Toko Sepatu Online
Tips Membeli sepatu mimosabi
Ada Apa Dengan Sepatu???
10 Hadiah Romantis Buat Wanita
10 Hadiah Romantis Buat Wanita
12 Jenis Tas Wanita
Surganya Aksesori Wanita
Selanjutnya Akhir
 
 
 

KOSONG

 
 
Email
password
 

PROMO
 
 
 
 
Bisnis Sepatu Tahan Krisis

Jakarta - Suprayitno adalah produsen sepatu kecil-kecilan di kawasan Perbanas, Kuningan, Jakarta Selatan. Siapa sangka usahanya itu masih dapat bertahan meski telah mengalami dua kali krisis ekonomi yang menghantam institusi keuangan raksasa di seluruh dunia.


Jadi Pengusaha Modal 35 Ribu

Jika perusahaan lain menawarkan paket kemitraan bisnis jutaan rupiah dengan diskon yang relatif kecil, maka saat ini kami memberikan hak usaha Gratis kepada anda.


Bisnis Sepatu Langsung Dari Pabrik

Saatnya memiliki bisnis sendiri, hanya dengan mengganti ongkos kirim katalog sebesar Rp.20 ribu kami kirimkan katalog gratis dan diskon menarik kepada anda.


sepatu.biz
 
express.posindonesia.co.id/A03.php
 
 
[, ]
 
 
Baca Semua Testimonial
 
 
 
Web www.sepatugue.com
Supplier Sepatu & Busana Muslim
Jl. Kopo Bihbul Gg.H.Idris Dalam No.72, Bandung
Telp : 085220200818 Fax : 085220200818
Email : admin@sepatugue.com
 
Resolusi Optimal 1024 x 768 pixel, Browser Internet Explorer